Latma Malindo, Prajurit Yonif PR 432/WSJ Tiba di Malaysia

Jakarta,IDM – Sebanyak 36 prajurit Yonif PR 432 yang dipimpin Danyonif PR 432/WSJ, Mayor Inf Tinton Amin Putra tiba di Camp Terendak, Melaka, Malaysia, untuk melaksanakan Latihan Bersama (Latma) Malindo ke-5 TA. 2022, Selasa (2/8).
Tinton mengatakan, kedatangannya disambut langsung oleh Komandan 17 RAMD Para, Lieutenant Colonel Mohd Ramzan bin Che Ani beserta para perwira.
“Kami sangat bangga dan senang telah kedatangan tamu yang, spesial dan saudara kami, untuk melaksanakan latihan bersama-sama,” tutur Ramzan.
Setelah penyambutan, dilanjutkan acara penerimaan melalui upacara khusus dari Tentera Diraja Malaysia kepada Prajurit Yonif PR 432/WSJ yang merupakan perwakilan TNI AD untuk mengikuti Latma Malindo.
Dalam sambutan Kepala Staf Angkatan Darat Malaysia yang dibacakan oleh inspektur upacara mengatakan, latihan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara TNI AD dan TDM, serta memberikan rasa aman di regional Asean.
Rencananya Latma Malindo dilaksanakan sampai dengan tanggal 10 Agustus 2022 mendatang, di Batalyon RAMD 17 (Malaysia).
Latihan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan dan kemahiran prajurit angkatan darat kedua negara dalam melaksanakan operasi parasut dalam perang konvensional serta operasi khusus. (NHN)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































