Latma Elang Malindo 2021 TNI AU dan Angkatan Udara Malaysia Resmi Digelar

Jakarta, IDM – Latihan Bersama (Latma) dengan sandi Elang Malindo XXVIII/2021 antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) secara resmi dibuka oleh Direktur Latihan (Dirlat) TNI AU Kolonel Pnb Sidik Setiyono, S.E., M.Han., di ruang Briefing Dinas Operasi (Disops) Lanud Supadio, Senin (29/11/2021).
Pembukaan Latma ini turut disaksikan secara virtual oleh Dirlat TUDM Kolonel Mohd. Najib Bin Saad dan ditandai dengan pemasangan badge Latma Elang Malindo XXVIII/21 oleh kedua Direktur Latihan kepada masing-masing perwakilan dari TNI AU dan TUDM.
Dirlat TNI AU Kolonel Pnb Sidik Setiyono mengatakan Latma Elang Malindo rutin dilaksanakan dua tahun sekali. Pada tahun 2019 dilaksanakan di Malaysia dan tahun ini di Lanud Supadio.
“Dalam situasi pandemi ini latma Elang Malindo tetap dilaksanakan namun latma kali ini digelar secara terpisah, TNI AU dari Lanud Supadio dan TUDM dari Kuching. Latma ini melibatkan pesawat Hawk dan pesawat Helly sebagai standby SAR pada masing-masing kesatuan dan direncanakan dilaksanakan hingga 4 hari kedepan,” ungkap Dirlat seperti dilansir dari website resmi TNI AU, tniau.mil.id pada Senin (29/11/2021).
Dirlat Kolonel Pnb Sidik Setiyono menambahkan semoga target latihan bersama dapat tercapai, dengan aman dan selamat, serta dapat lebih mempererat hubungan bilateral khususnya dibidang militer, karena latihan ini juga dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas dan kerjasama yang baik antara TNI AU dengan TUDM.
“Latihan bersama ini akan menguntungkan bagi kedua negara, selain memahami perkembangan teknologi dan berbagi pengalaman, TNI AU dan TUDM dapat merumuskan strategi pertahanan bersama dengan harapan terjalin kemitraan yang erat untuk mengatasi tantangan keamanan bersama,” pungkas Dirlat.
Turut hadir para Kolat Elang Malindo dari Mabesau, Komandan Skadron Udara 1 Letkol Pnb M. Amry Taufanny, S.E., serta para peserta Latma Elang Malindo XXVIII/2021. (NHN/YAS)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































