Latma Elang Ausindo, Misi AAR Perkuat Interoperabilitas F-16 TNI AU dan KC-30 RAAF

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) memperkuat interoperabilitas dalam misi pengisian bahan bakar di udara (air to air refueling) di military training area (MTA) Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (28/8).
Misi tersebut merupakan bagian dari latihan bersama (Latma) Elang Ausindo 2025 yang telah berlangsung sejak 21 Agustus 2025.
Baca Juga: Latopsinfo 2025 Resmi Ditutup, TNI AU Tingkatkan Profesionalisme dan Kesiapan Prajurit
Penerangan Lanud Roesmin Nurjadin dalam unggahan instagram @lanud_roesmin_nurjadin yang dikutip Jumat (29/8) menjelaskan, TNI AU mengerahkan unsur pesawat tempur F-16, sementara RAAF melibatkan pesawat tanker KC-30 dalam misi AAR tersebut.
“Prosedur pengisian bahan bakar di udara ini tidak hanya memperluas jangkauan operasional pesawat tempur, tetapi juga meningkatkan daya jelajah dan ketahanan udara dalam mendukung keberhasilan misi,” jelas Dispenau.

Danwing Udara 6 sekaligus Direktur Latma Elang Ausindo dari TNI AU, Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar menyampaikan bahwa integrasi AAR menambah bobot latihan dan membuat skenario yang dirancang semakin realistis.
“Dengan dukungan air-to-air refueling, skenario yang kami desain semakin mendekati operasi sesungguhnya, sehingga meningkatkan kualitas pelatihan dan kesiapan tempur,” ungkap Adhi.
Baca Juga: Misi Bantuan Kemanusiaan Gaza Diperpanjang, Pangkalan Aju Dipindah ke Mesir
Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris menegaskan bahwa latihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis para penerbang, tetapi juga menguatkan jalinan hubungan strategis kedua negara.
“Sinergi antara F-16 TNI AU dan F-35 RAAF ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas kawasan,” tegas Abdul. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































