Latihan Terintegrasi TNI 2026, Pangkormar Perintahkan Marinir Drill Menembak hingga Pakai Drone

Jakarta, IDM – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi menggembleng kesiapan prajuritnya menyambut latihan terintegrasi TNI 2026. Endi menginstruksikan seluruh jajaran mendongkrak kemampuan tempur dan menguasai teknologi terkini sebelum terjun ke medan latihan.
Instruksi ini keluar saat Endi memimpin rapat rencana garis besar latihan terintegrasi TNI 2026 di Markas Komando Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta, Selasa (21/7). Rapat tersebut melibatkan seluruh komandan jajaran Marinir se-Indonesia secara langsung maupun via konferensi video.
Baca Juga: Tiga Warga Sipil Dibunuh OPM, TNI Minta Masyarakat Tetap Tenang
Endi meminta para komandan memperhitungkan kondisi alam secara presisi. Hitungan pasang surut air laut di pantai target menjadi kunci utama agar operasi pendaratan amfibi tidak berantakan.
Selain faktor alam, Endi meminta jajarannya mematangkan simulasi di atas peta lantai atau tactical floor game (TFG). Langkah ini memastikan tiap prajurit paham peran dan posisinya sebelum menggelar operasi pendaratan.
"Setiap satuan agar mengintensifkan latihan menembak (drill) di homebase masing-masing. Utamakan pengamanan personel, materiil, serta faktor keselamatan," ujar Endi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Kamis (23/7).
Penguasaan alat tempur modern juga menjadi fokus utama dalam pergerakan pasukan kali ini. Endi memerintahkan jajarannya memanfaatkan teknologi udara nirawak (drone) untuk mendongkrak efektivitas latihan.
Baca Juga: Satgas Yonarmed 13 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Tokoh Adat Kalbar
"Kuasai gerakan taktis perorangan, tingkatkan kemampuan menembak secara profesional, dan manfaatkan teknologi modern termasuk drone," kata Endi.
Seluruh unsur kesenjataan Marinir bakal menggelar latihan menembak massal dalam skenario puncak latihan terintegrasi TNI 2026 mendatang.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































