Latihan Terbang Navigasi, Puluhan Siswa SIP A-91 Ditempa Jadi Instruktur Penerbang Andal

Jakarta, IDM – Sebanyak 23 siswa Sekolah Instruktur Penerbang (SIP) Angkatan ke-91 (A-91) menjalani latihan terbang navigasi sejak 18 hingga 25 Agustus 2025.
Dikutip dari keterangan Lanud Adisutjipto melalui akun instagram @lanud_adisutjipto_yogyakarta, Rabu (20/8), latihan digelar untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengendalikan penerbangan lintas pangkalan secara profesional.
Baca Juga: TNI Mutasi dan Rotasi Besar-besaran Jabatan 414 Pati, Kapuspen Ungkap Alasannya
Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto menyebut bahwa latihan terbang navigasi ini menjadi bagian penting dari proses pendidikan, di mana para siswa harus mampu mengaplikasikan teori yang sudah diperoleh.

“Dengan latihan ini, para siswa tidak hanya dituntut untuk menguasai teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung di lapangan, sehingga kalian siap menjadi instruktur penerbang yang andal dan profesional,” jelas Toto.
Baca Juga: KSAL di Malaysia: Laut Asean Tak Bisa Dijaga Sendiri, Perlu Koordinasi Kolektif
Dalam praktiknya, para siswa menempuh rute penerbangan dari Lanud Adisutjipto Yogyakarta, menuju Lanud Wiriadinata Tasikmalaya dan Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Mereka terbang dengan pesawat latih lanjut, KT-1B Woong Bee, dengan didampingi oleh sejumlah instruktur penerbang (IP).
“Selalu utamakan faktor keselamatan (safety) serta lambangja (keselamatan terbang dan kerja). Laksanakan seluruh kegiatan sesuai dengan prosedur baik sebelum, selama, serta setelah latihan, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalang dengan aman dan lancar,” pesan Komandan Lanud Adisutjipto. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































