HANKAM

Latihan Pasukan Khusus, Begini Skenario Operasi Amfibi Kopaska-Taifib di Papua

Prajurit Satkopaska Koarmada III dan Taifib Pasmar 3 melaksanakan manuver lapangan dalam latihan pasukan khusus di Sorong, Papua Barat Daya, Senin (23/9). (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)
Prajurit Satkopaska Koarmada III dan Taifib Pasmar 3 melaksanakan manuver lapangan dalam latihan pasukan khusus di Sorong, Papua Barat Daya, Senin (23/9). (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM –  Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada III dan Intai Amfibi (Taifib) Pasmar 3 menggelar manuver lapangan pada latihan pasukan khusus dalam operasi amfibi di Sorong, Papua Barat Daya, Senin (23/9) dini hari.

“Pada puncak latihan, kedua pasukan khusus TNI AL dan Korps Marinir itu melaksanakan manuver lapangan atau Full Mission Profile (FMP)” ujar Kadispen Koarmada III Letkol Laut (S) Ajik Sismianto dalam keterangannya, dikutip Selasa (24/9).

Baca Juga: Latma Wirrajaya Ausindo 2024, TNI AD dan Australia Kolaborasi dengan Tank M113 A1

Skenario latihan pasukan khusus TNI AL dalam operasi amfibi tersebut diawali dengan gerakan penyusupan ke daerah yang dikuasai musuh dari titik luncur dengan mendarat ke sasaran menggunakan metode selam tempur.

(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)
(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Dengan mengutamakan kecepatan dan kerahasiaan tinggi, Ajik mengatakan kedua tim pasukan khusus TNI AL itu bergerak mendekati sasaran menggunakan subs skimmer atau perahu infiltrasi senyap, sedangkan dua tim berikutnya memperkuat sebagai tim assault (QRF).

Baca Juga: 4 Kapal Perang Satuan Eskorta Resmi Berganti Komandan

Sebelum memasuki manuver lapangan, Satkopaska Koarmada III dan Taifib Pasmar 3 mengikuti berbagai tahapan latihan seperti geladi posko, tactical floor game (TFG), parsial hingga gelar pasukan.

(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)
(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Terpisah, Komandan Satkopaska Koarmada III Kolonel Laut (P) Robinson H Etwiory menyampaikan latihan pasukan khusus ini bertujuan menguji kesiapan dan kesiagaan operasional bila terjadi kontingensi darurat dan meningkatkan profesionalisme prajurit Kopaska dan Taifib.

“Serta yang utama adalah mewujudkan keterpaduan satua khusus TNI AL, Kopaska dan Taifib dalam pelaksanaan operasi amfibi maupun untuk mendukung tugas TNI AL lainnya,” ujar Robinson.

Baca Juga: TNI AD Akan Tampilkan Sejumlah Alutsista di Parade HUT ke-79 TNI, Ini Rinciannya

Adapun latihan pasukan khusus TNI AL antara Satkopaska Koarmada III dan Taifib Pasmar 3 ini digelar sejak 9 September lalu, usai resmi dibuka oleh Wakil Komandan Puskopaska Kolonel Laut (P) Hendricus Prihantoko di Sorong, Papua Barat Daya.

Latihan terbagi di dua lokasi, yaitu di wilayah Satkopaska Koarmada III dan Tanjung Kasuari, Sorong. Terdapat tujuh materi yang diikuti oleh kedua pasukan khusus TNI AL tersebut, meliputi penyelidikan, pantai pendaratan, pengamatan gelombang, pembersihan pantai, pengintaian pantai belakang, pendaratan khusus, dan terjun tempur. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.