HANKAM

Latihan Orruda 2026: TNI AL dan Rusia Fokus Hadapi Ancaman Musuh Tanpa Awak

Asops KSAL Laksamana Muda Yayan Sofiyan
Asops KSAL Laksamana Muda Yayan Sofiyan bersama Wakil Kepala Staf Utama Angkatan Laut Rusia Laksamana Muda Vladimir Zemskov, dalam navy to navy talks ke-4 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/12). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL dan Angkatan Laut Rusia sepakat menggelar latihan bilateral Orruda 2026. Kesepakatan itu tercapai dalam navy to navy talks ke-4 yang berlangsung di Museum Pusat Angkatan Laut (Muspusal) Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/12).

Pertemuan tersebut dipimpin Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda Yayan Sofiyan sebagai ketua delegasi TNI AL. Dari pihak Rusia, delegasi dipimpin Wakil Kepala Staf Utama Angkatan Laut Rusia Laksamana Muda Vladimir Zemskov.

“Pada 2026 nanti, TNI AL dan Rusia akan menggelar latihan bersama yang kedua kalinya dengan fokus menghadapi ancaman musuh tanpa awak,” ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul dalam keterangannya, dikutip Rabu (3/12).

Baca Juga: TNI AD Kirim 88.457 Kilogram Bantuan untuk Sumatra

Selain itu, lanjutnya, TNI AL dan Rusia juga menghasilkan kesepakatan peningkatan kerja sama medis, mulai dari pelatihan ruang udara bertekanan tinggi (hiperbarik) di Pusat Kesehatan TNI AL hingga kesiapan medis dalam menghadapi dampak pandemik.

Digelar di Perairan Rusia

Latihan Orruda 2026 sendiri sudah lebih dulu dibahas oleh pemerintah Rusia. Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyampaikan bahwa latihan kedua ini direncanakan digelar di perairan Federasi Rusia.

“Menurut kesepakatan awal kami dengan TNI AL, latihan ini tidak akan diadakan di Indonesia, tetapi di laut lepas wilayah Federasi Rusia,” ujar Tolchenov di Jakarta, Selasa (3/6).

Baca Juga: TNI AU Kirim Logistik dengan Metode ‘Payung Low Cost Low Altitude’ dari Super Hercules

Tolchenov mengatakan latihan Orruda yang digelar pada November tahun lalu telah menjadi dasar untuk menjadikannya agenda rutin dua tahunan.

“Ini latihan yang sangat penting dan besar, dengan beberapa tahap persiapan. Tahun depan kami akan melanjutkannya, kemungkinan pada akhir 2026,” jelasnya.

Jejak Latihan Perdana Orruda 2024

Latma Orruda pertama digelar di Perairan Jawa pada November 2024. Rusia mengirim tiga kapal perang jenis korvet, yakni RFS Gromkiy-335, RFS Aldar Tsydenzhapov-339, dan RFS Rezkiy-343, serta satu kapal selam tempur B-588 Ufa.

Baca Juga: 56 Pati Naik Pangkat dan Mengemban Tugas di Luar Struktur TNI AD

Sementara TNI AL mengerahkan dua kapal perang jajaran Koarmada II, yakni KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI Frans Kaisiepo-368.

Pada latihan tahap laut, kedua angkatan laut melaksanakan berbagai materi, mulai dari manuver taktis, komunikasi isyarat bendera, slip off, komunikasi sandi morse dengan cahaya, pengendalian komunikasi radio, embarkasi, penembakan senjata ringan, evakuasi korban ke helikopter, pertukaran personel antarkapal, hingga latihan formasi kapal. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.