Latihan Glagaspur Satuan Kapal Amfibi, Koarmada III Kerahkan Tiga Kapal Perang

Jakarta, IDM – Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada III mengerahkan tiga kapal perangnya untuk terlibat dalam latihan Geladi Tugas Tempur (Glagaspur) tingkat III (L3) yang dijadwalkan pada 28 Agustus-6 September.
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, ketiga kapal perang jajaran komando armada wilayah timur itu terdiri dari KRI Kapak-625 , KRI Teluk Lada-521, dan KRI Teluk Weda-526.
Selain mengerahkan kapal perang, Koarmada III juga melibatkan pasukan khusus dari Pasmar 3, Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada III, dan penyelam dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada III.
Baca Juga: Gelar Pertemuan di Lanud RSN, TNI AU dan RSAF Bahas Persiapan Latihan Bilateral Fighter Interaction 02/24
"Selama 9 hari latihan Glagaspur tingkat III dilaksanakan dengan metode dril kering dan manuver lapangan," ujar Inspektur Koarmada III Laksamana Pertama Azil Sadagori Achmad saat briefing awal latihan di Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (28/8).

Pada briefing awal tersebut, Komandan KRI Teluk Lada Letkol Laut (P) Arif Priwadi Wibowo selaku Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Glagaspur tingkat III, menyampaikan kegiatan ini melibatkan 350 personel gabungan dari Koarmada III dan Pasmar III.
Sebelum latihan, Azil kembali menekankan tujuan latihan Glagaspur tingkat III ini penting untuk meningkatkan kemampuan unsur Satfib dalam operasi pendaratan amfibi.
Baca Juga: Cerita Prajurit Dittopad TNI AD, Berjuang Membangun Tugu di Tapal Batas
"Latihan ini tidak hanya untuk mendukung kesiapan operasional KRI dalam operasi pendaratan amfibi, tetapi juga untuk menghadapi berbagai ancaman di laut," kata Azil.
Dia juga menyampaikan kepada para prajurit yang terlibat latihan untuk memahami secara mendalam dan berlatih dengan sungguh-sungguh terhadap setiap tahapan dan perosedur yang telah diinstruksikan oleh pelatih.
"Agar latihan berjalan dengan optimal, keselamatan personel dan material harus menjadi prioritas utama lakukan pengendalian, pengawasan dan evaluasi yang ketat terhadap latihan ini sehingga dapat memberikan kontribusi positif untuk meningkatkan profesionalisme prajurit Koarmada III," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































