HANKAM

Latihan Emergency Landing, Lanud Roesmin Nurjadin Pastikan Kesiapsiagaan Personel Hadapi Situasi Krisis

ground crew
Simulasi ground crew saat mengevakusi pilot dalam latihan penanganan emergency landing pesawat tempur Hawk di Lanud Roesmin Nurjadin. (Foto: Dok. Instagram @lanud_roesmin_nurjadin)

Jakarta, IDM – Lanud Roesmin Nurjadin menggelar latihan penanganan pendaratan darurat (emergency landing) pesawat tempur Hawk, Senin (24/11), sebagai upaya untuk mengasah kesiapsiagaan serta respons cepat crash team dalam menghadapi situasi krisis.

Crash team terdiri dari Tim Pemadam Kebakaran (PK), medis, Satuan Polisi Militer (Satpom), ground crew, serta unsur operasi yang harus bertindak sesuai prosedur guna memastikan penanganan yang aman, terkendali, serta terkoodinasi.

Baca Juga: Tiga Prajurit Kopassus Raih Prestasi Kejuaraan Menembak Internasional AARM ke-33

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris menegaskan, kesiapsiagaan tidak hanya ditopang oleh sarana, tetapi kemampuan personel yang terlatih serta responsif.

Ground crew
Ground crew saat mengecek pesawat dalam latihan penanganan emergency landing pesawat tempur Hawk di Lanud Roesmin Nurjadin. (Foto: Dok. Instagram @lanud_roesmin_nurjadin)

“Latihan ini memastikan setiap unsur memahami perannya dan dapat bertindak cepat dalam situasi darurat,” tegas Marsma TNI Abdul Haris dikutip dari unggahan instagram @lanud_roesmin_nurjadin, Selasa (25/11).

Baca Juga: Warga Sukarela Hibahkan Tanah untuk Bangun Markas Kopassus TNI AD

Dalam praktiknya, latihan tersebut menggunakan skenario di mana pesawat Hawk dilaporkan mengalami kendala teknis saat pendaratan. Setelah crash alarm berbunyi, Tim PK segera mengamankan area dan menyiapkan pemadaman.

Kemudian, ground crew membuka kanopi dan mengevakusi pilot serta mengamankan pesawat agar dapat ditarik keluar runaway. “Tim medis memberikan penanganan medis cepat dan evakuasi, sedangkan Satpom mengamankan area serta memastikan jalur pergerakan tetap aman dan tertib,” jelas Penerangan Lanud Roesmin Nurjadin. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.