Latihan Berganda, Wingdik 400/Matukjur Tempa Ratusan Siswa Setukba A-49 jadi Bintara Tangguh dan Profesional

Jakarta, IDM – Wing Pendidikan (Wingdik) 400/Matukjur menggelar latihan berganda (Latganda) yang diikuti oleh 287 siswa Sekolah Pembentukan Bintara (Setukba) TNI Angkatan Udara (TNI AU) Angkatan ke-49.
Latihan tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pelaksanaan Latganda diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin Komandan Wingdik 400/Matukjur Kolonel Pas Roni Wijaya di Lapangan Ksatrya Skadron Pendidikan (Skadik) 402, Lanud Adi Soemarmo, Solo, Rabu (25/3).
Baca Juga: Dukung Solusi Dua Negara, Belgia akan Akui Negara Palestina
“Melalui latihan ini diharapkan para siswa mampu menunjukkan kesiapan sebagai calon Bintara TNI AU yang profesional dan tangguh,” ungkap Kolonel Pas Roni dikutip dari unggahan Instagram @wingdik400matukjur, Jumat (27/3).

TNI AU melalui laman tni-au.mil.id menjelaskan, Latganda merupakan puncak latihan lapangan bagi siswa untuk mengaplikasikan materi yang telah mereka peroleh selama menjalani pendidikan ke medan tempur nyata.
Baca Juga: Pangdam Jaya Resmi Dijabat Jenderal Bintang Tiga, Kasdam dan Asistennya Naik Satu Pangkat
Materi inti Latganda mencakup beberapa poin yakni taktik kesatuan kecil dan tempur; ilmu medan, peta, dan Kompas (IMPK); serta survival dan pertahanan pangkalan. Kemudian, terdapat materi lintas tebing dan penyeberangan basah; tembak reaksi; serta long march.
“Latihan Berganda bukan hanya menguji kemampuan fisik semata, namun juga menjadi tolok ukur dalam menerapkan nilai-nilai kejuangan, loyalitas, serta kerja sama tim di medan tugas yang sesungguhnya,” pungkas Komandan Wingdik 400/Matukjur.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































