Latgab TNI 2023: TNI AL Persiapkan 20 KRI dan Dua Kapal Selam, Ini Daftarnya

Jakarta, IDM - Kaskoarmada II Laksamana Pertama Andi Abdul Aziz, mengungkapkan sekitar 20 KRI dan dua kapal selam dipersiapkan untuk mengikuti latihan gabungan (latgab) TNI yang direncanakan pada Juli-Agustus 2023.
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, hal tersebut diungkapkan dalam pengarahan kesiapan Kogabwilhan II pada latgab TNI yang dipimpin langsung Pangkogabwilhan II Marsdya Andyawan Martono, Surabaya, Selasa (11/7).
Adapun, alutsista yang terlibat dalam latgab TNI adalah KRI RE Martadinata-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355, KRI Yos Sudarso-353, KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Tombak-629, dan KRI Soputan-923.
Baca Juga: Kronologi Penangkapan Supertanker Iran di ZEE RI
Kemudian, KRI Lambung Mangkurat-374, KRI Hasan Basri-382, KRI Untung Suropati-372, KRI Hiu-634, KRI Layang-635, KRI Pulau Raas-722, KRI Pulau Rengat-711, KRI Surabaya-591, KRI Makassar-590, KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Cendrawasih-533, dan KRI Teluk Sibolga-536.
Lalu, dua kapal selam yang dipersiapkan terdiri dari KRI Alugoro-405 dan KRI Cakra-401. Turut serta tujuh pesawat udara TNI AL yang terdiri dari tiga helikopter Bell, dua helikopter Panther, dan satu pesawat CN 235 serta satu pesawat Cassa.
Tujuan dari pengarahan tersebut, sebagai sarana penyampaian informasi tentang kondisi dan kebutuhan serta kesiapan Koarmada II dalam melaksanakan latgab TNI, agar dapat digunakan sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































