Lanud ZAM Kerahkan Satu Peleton untuk Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Mataram

Jakarta, IDM – Lanud TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) mengerahkan satu peleton personelnya untuk membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir di kawasan Sweta, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (6/7).
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Selasa (8/7) menjelaskan, fokus evakuasi dilakukan kepada kelompok rentan, termasuk lansia, anak-anak, serta warga yang rumahnya terendam air cukup tinggi.
Baca Juga: TNI AL Kembali Evakuasi Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali
Selain personel Lanud ZAM, proses evakuasi warga dilakukan bersama unsur gabungan lainnya seperti kantor SAR Mataram, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri, serta elemen pemerintah daerah.

“Kami mengutamakan keselamatan warga dengan mengedepankan kerja sama antarlembaga. Kolaborasi ini penting untuk memastikan respons yang cepat dan terkoordinasi,” ungkap Komandan Lanud ZAM Kolonel Pnb Sonny Irawan.
Baca Juga: Terima Kunjungan KSAD Singapura, Panglima TNI Perkuat Komunikasi Militer
Selain membantu proses evakuasi, personel TNI AU juga turut mengamankan barang-barang penting milik warga serta memfasilitasi relokasi sementara ke tempat yang lebih aman.
Personel Lanud ZAM juga disiagakan selama beberapa hari ke depan sebagai Langkah antisipatif mengingat curah hujan di wilayah Lombok diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































