Lanud Supadio Bangun Dapur SPPG untuk 4.000 Pelajar Pontianak

Jakarta, IDM – Lanud Supadio membangun Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pontianak.
Langkah ini diambil TNI AU sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional pemenuhan gizi pelajar.
Baca Juga: TNI Percepat Pembangunan Huntara untuk Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Komandan Lanud Supadio, Marsma TNI Sidik Setiyono bersama Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang memimpin peletakan batu pertama di mess transit Satva Chodrie menyampaikan bahwa dapur ini ditargetkan dapat melayani lebih dari 4.000 siswa pada tahap awal dan akan terus dikembangkan.
“Kami siap mendukung penuh dan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder. Harapannya dapur ini sudah dapat beroperasi sebelum tahun ajaran baru dimulai pada Agustus,” tegasnya.
Baca Juga: Pesawat Saudi Rute Surabaya Dapat Ancaman Bom, Lanud Soewondo Koordinasi dengan Tim Jihandak
Wali Kota Pontianak menyampaikan apresiasi atas peran strategis TNI AU dalam mendukung program yang menargetkan pembangunan 48 dapur aktif untuk melayani sekitar 126.400 siswa di wilayah Pontianak.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, di mana TNI AU berperan penting sebagai mitra yang adaptif dan berkomitmen dalam pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan anak-anak. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































