Lanud Sultan Hasanuddin Uji Kesiapan Personel dalam Latihan Kesiagaan I TA 2026

Jakarta, IDM – Lanud Sultan Hasanuddin menggelar Latihan Kesiagaan I Tahun Anggaran 2026 pada 11-12 Februari 2026 untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi kondisi darurat.
Selain itu, latihan yang sama juga bertujuan untuk mengevaluasi keandalan sistem, serta rantai komando dan pengendalian.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dalam setiap kondisi.
Baca Juga: TNI Ungkap Tujuan Uji Coba Pendaratan F-16 dan Super Tucano di Tol Lampung
"Melalui latihan ini, setiap unsur diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur dalam menghadapi berbagai kemungkinan," tutur Marsma TNI Arifaini.
Untuk mencapai tujuan latihan tersebut, Lanud Sultan Hasanuddin merancang skenario komprehensif yang mencakup penanganan ancaman keamanan, kecelakaan, hingga bencana alam.

Melalui skenario ini, seluruh unsur dilibatkan secara terpadu guna menguji kesiapan dan respons satuan dalam berbagai situasi darurat.
Baca Juga: Ikuti Sekbang A-109, 30 Siswa Dididik jadi Penerbang Andal dan Profesional
Dalam pelaksanaannya, personel berlatih mengamankan objek vital sebagai upaya memastikan perlindungan terhadap aset strategis TNI AU dari berbagai potensi gangguan.
Kemampuan personel Crash Team turut diuji melalui simulasi penanganan keadaan darurat penerbangan yang dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan sesuai prosedur keselamatan.
Selain itu, latihan juga mencakup penanganan bencana alam serta materi Search and Rescue (SAR). Pada sesi ini, kegiatan melibatkan Basarnas sebagai bentuk sinergi antarinstansi sekaligus meningkatkan kemampuan pencarian dan pertolongan dalam berbagai kondisi kedaruratan.(yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































