Lanud SMH Palembang Terima Bantuan Kendaraan Operasional dari Kemhan

Jakarta, IDM - Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang menerima delapan unit bantuan kendaraan bermotor roda dua, yaitu Kawasaki LX 150-S dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
Secara simbolis, kedelapan unit sepeda motor itu diserahkan oleh Komandan Lanud SMH Palembang, Kolonel Pnb Rizaldy Efranza kepada anggotanya bertempat di lapangan apel Mako Lanud SMH, Rabu (13/3).
Baca Juga: Pesan Menyentuh Panglima untuk Ribuan Prajurit Satgas Garuda yang Baru Pulang dari Lebanon
Pada dasarnya, pemberian bantuan tersebut bertujuan untuk membantu tugas operasional satuan jajaran Lanud SMH.

"Kendaraan yang telah kita peroleh dari Kemhan RI ini tentunya akan sangat bermanfaat dan sangat membantu tugas operasional kita ke depan," kata Kolonel Pnb Rizaldy.
Ia turut berpesan agar kendaraan tersebut dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan dirawat dengan sebaik-baiknya.
Baca Juga: Layanan Kesehatan Gratis ‘Halo Doc’ Satgas Yonif 330 Kostrad untuk Warga Intan Jaya
Melansir keterangan TNI AU dalam laman resminya, Kamis (14/3) disebutkan, sejumlah jajaran satuan kerja Lanud SMH yang menerima bantuan ini di antaranya Dinas Logistik; Satker Fasint; Simak BMN; dua unit untuk Potdirga; dan satu unit untuk Staf Hanlan.
Satuan kerja lainnya adalah satu unit untuk Staf Yanpers; satu unit Staf Pekas; serta satu unit untuk operasional Staf Angkutan Disops Lanud SMH. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































