Lanud Roesmin Nurjadin Tingkatkan Kemampuan dan Manuver Penerbang dalam Latihan Terbang Malam

Jakarta, IDM – Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) menggelar latihan terbang malam selama dua pekan untuk meningkatkan kemampuan terbang serta manuver para penerbang dalam kondisi minim pencahayaan serta visibilitas terbatas.
“Kondisi malam hari menuntut kecepatan analisis situasi, keakuratan navigasi, serta koordinasi yang tinggi antara penerbang, kru darat, dan pengendali udara,” tulis Penerangan Lanud RSN dalam unggahan instagram @lanud_roesmin_nurjadin, dikutip Kamis (16/10).
Baca Juga: 82 Perwira TNI AL Dimutasi, Ada Pangkoarmada I dan III
Latihan terbang malam pada dasarnya merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan tempur bagi para penerbang pesawat Hawk dan F-16 yang bermarkas di Lanud Roesmin Nurjadin. Untuk itu, secara umum, latihan bertujuan untuk menjaga kesiapsiagaan dan ketajaman insting mereka dalam menghadapi berbagai skenario operasi udara, baik pada waktu siang maupun malam hari.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris meminta seluruh kru, ground crew, dan tim pendukung untuk mempersiapkan mekanisme pelaksanaan latihan secara maksimal.
Baca Juga: Indonesia-AS Pimpin Pertemuan Strategis Kedokteran Militer ASEAN
“Koordinasikan setiap langkah dengan baik. Pastikan seluruh unsur pendukung memiliki data yang sama dan terkini, agar setiap penerbangan dapat terlaksana dengan aman dan efektif,” tegas Danlanud. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































