HANKAM

Lanud Raden Sadjad Dukung Ketahanan Pangan Nasional melalui Pengelolaan RSA Farm

Onesmus Gede Rai Aryadi
Personel Lanud Raden Sadjad melakukan perawatan kebun yang digunakan untuk program ketahanan pangan. (Foto: Dok. Instagram @lanud_radensadjad)

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang tengah digiatkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan RSA Farm yang dibangun dengan memanfaatkan lahan kosong dan menjadi solusi berkelanjutan dalam mendukung kecukupan pangan. RSA Farm dikelola melalui berbagai sektor, meliputi perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Baca Juga: Gelar Lokakarya SAR dan Survival, Kapuslaiklambangjaau: Jangan Biarkan Ilmu Berhenti

Melalui unggahan di akun instagram resmi @lanud_radensadjad yang dikutip Selasa (7/10), Penerangan Lanud RSA menjelaskan bahwa lahan RSA Farm mencakup area seluas kurang lebih lima hektare

Lahan tersebut kemudian ditanami berbagai komoditas, meliputi pisang, kacang panjang, tomat, dan serai. Personel Lanud RSA melakukan perawatan kebun, termasuk membersihkan area dan merawat berbagai jenis pisang seperti pisang ulin, pisang kepok kuning, serta pisang hijau agar tetap tumbuh produktif.

RSA Farm
RSA Farm yang dikelola oleh Lanud Raden Sadjad untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. (Foto: Dok. Instagram @lanud_radensadjad

“Kegiatan ini rutin dilakukan personel Lanud RSA sebagai bentuk kepedulian terhadap ketersediaan pangan di wilayah perbatasan NKRI,” tegas Marsma TNI Onesmus.

Baca Juga: 5 Jenderal TNI AL Raih Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik

Di sektor perikanan, RSA Farm membudidayakan beberapa jenis ikan, antara lain ikan lele, nila, patin dan gurami. Sementara itu, untuk sektor peternakan, Lanud Raden Sadjad menjalin kerja sama dengan masyarakat sekitar dalam mengelola ternak ayam kampung dan kambing.

Implementasi dukungan terhadap program ketahanan nasional ini juga sejalan dengan tekad “TNI AU AMPUH”, Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis, di mana ketahanan pangan dapat menjadi salah satu upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah terdepan Indonesia. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.