Lanud Iswahjudi Targetkan 500 Anak Usia 12 -17 Tahun Untuk Vaksinasi

Madiun (IDM) - Lanud Iswahjudi melalui RSAU dr. Efram Harsana mulai melaksanakan vaksinasi covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun, Kamis (15/7/21)
Program vaksin Covid-19 anak berusia 12-17 tahun ini akan mendapatkan vaksin Sinovac dimana akan diberikan dosis vaksin Covid-19 0,5 ml sebanyak dua kali dengan jarak atau interval minimal 28 hari.
Pelaksanaan serbuan vaksinasi ini menargetkan 500 anak usia 12-17 tahun dari anak keluarga besar Lanud Iswahjudi serta siswa siswi SMK Penerbangan Angkasa dan siswa siswi SMA Pradita Dirgantara asal panda Lanud Iswahjudi.
Vaksinasi covid-19 ini selain dalam rangka mempersiapkan anak- anak untuk menghadapi pembelajaran tatap muka, juga sebagai upaya mendorong terbentuknya herd immunity di seluruh lapisan masyarakat.
Pelaksanaan vaksinasi ini melibatkan 17 orang vaksinator dari RSAU dr. Efram Harsana yang tak kenal lelah dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat sebagai wujud bakti TNI Angkatan Udara dalam memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara Ke 74. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































