HANKAM

Lanud Iswahjudi Gelar Pelatihan Ground Support Equipment Powered Selama Dua Minggu

Kadislog Lanud Iswahjudi Letkol Tek Triyanto Sandy
Kadislog Lanud Iswahjudi Letkol Tek Triyanto Sandy membuka pelatihan GSE Powered yang diikuti 15 personel bintara dan tamtama. (Foto: Dok. Pen Iswahjudi)

Jakarta, IDM – Mewakili Komandan Lanud Iswahjudi, Kepala Dinas Logistik Lanud Iswahjudi, Letkol Tek Triyanto Sandy membuka pelatihan Ground Support Equipment (GSE) Powered, Selasa (1/7).

Pelatihan yang digelar untuk pertama kalinya ini diikuti 15 personel Bintara dan Tamtama Sarban (sarjana bangunan) yang nantinya akan diproyeksikan menjadi operator GSE di Skadron Udara 3, Skadron Udara 14, Skadron Udara 14, Skadron Teknik 042, Seksi Senjata, dan Seksi Sarban Dislog Lanud Iswahjudi.

Komandan Lanud Iswahjudi menyampaikan bahwa GSE Powered merupakan salah satu komponen vital dalam mendukung kesiapan operasional penerbangan.

Baca Juga: Wakasau Terima Kunjungan Athan Australia, Perkokoh Kerja Sama dan Diplomasi Pertahanan

Peralatan ini memiliki peran penting tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam menjamin keamanan, efisiensi, dan keselamatan penerbangan.

“Tanpa dukungan operator yang kompeten dan terlatih, GSE tidak akan bisa dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi sangat strategis untuk meningkatkan kompetensi, pemahaman teknis, serta profesionalisme personel dalam mengoperasikan GSE Powered secara aman dan efektif,” kata Danlanud dilansir dari akun media sosial Instagram, @lanud_iswahjudi, Rabu (2/7).

Danlanud juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan serius, penuh semangat, dan disiplin. Danlanud menekankan pentingnya menyerap seluruh materi yang disampaikan oleh instruktur, serta tidak ragu untuk bertanya dan berdiskusi.

Baca Juga: Latihan Hanud Cakra C-25, Pesawat Asing Dipaksa Turun di Lanud Soewondo Medan

Pelatihan ini akan berlangsung selama 2 minggu dan akan diisi dengan materi tentang GSE Powered, termasuk Hydraulic Test Stand Portable, Ground Power Unit (GPU), MJ-1C, Gas Turbine Generator (GTG), dan Towing Tractor. Para peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk praktek lapangan di Skadron Udara 3, Skadron Udara 15, dan Skadron Udara 14.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam mengoperasikan GSE Powered sehingga dapat menunjang kegiatan operasional penerbangan di Lanud Iswahjudi dengan lebih baik serta dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.