Lanud Iswahjudi Gelar Latihan Terbang Malam, Tingkatkan Profisiensi dan Kesiapsiagaan Penerbang

Jakarta, IDM – Lanud Iswahjudi menggelar latihan terbang malam untuk meningkatkan profisiensi serta kesiapsiagaan para penerbang dalam menjalankan misi di berbagai kondisi cuaca serta waktu, khususnya di malam hari.
“Latihan ini sangat penting untuk mempertajam kemampuan para penerbang dalam menghadapi berbagai skenario operasi, termasuk misi-misi yang memerlukan keahlian khusus dalam penerbangan malam. Kesiapsiagaan dan kecepatan reaksi sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan wilayah udara kita,” ungkap Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Firman Dwi Cahyono.
Baca Juga: Tiga Prajurit Berpangkat Koptu, 19 Tahun Berdinas Akhirnya Pindah Satuan
Selaras dengan tujuan tersebut, Marsma TNI Firman juga menyebut bahwa latihan yang sama dapat menjadi wujud nyata komitmen Lanud Iswahjudi untuk menjaga kesiapan operasional untuk mempertahankan kedaulatan udara Indonesia, serta memastikan bahwa seluruh personel, khususnya para penerbang memiliki kemampuan yang optimal dalam menghadapi berbagai situasi dan tantangan.

“Latihan ini juga bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama di antara penerbang dan kru pendukung penerbangan, termasuk para teknisi yang memiliki peran penting dalam menyiapkan kesiapan pesawat,” sambung Firman.
Baca Juga: Pangdam Ingatkan Prajurit di Papua Jangan Terlibat Illegal Logging dan Jual Beli BBM
Lebih lanjut Danlanud Iswahjudi berpesan agar seluruh personel yang terlibat dalam latihan terbang malam ini dapat melaksanakan seluruh kegiatan latihan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku, serta mengutamakan faktor keselamatan (safety) sehingga latihan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan selamat.
Melansir keterangan Penerangan Lanud Iswahjudi dalam keterangan foto di Instagram @lanud_iswahjudi, Senin (14/10) dijelaskan bahwa latihan malam tersebut recananya akan digelar hingga 17 Oktober 2024 dengan diikuti oleh para penerang dari Skadron Udara 3; Skadron Udara 14; dan Skadron Udara 15. Adapun alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dikerahkan meliputi pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan T-50i Golden Eagle. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































