Lanud Atang Sendjaja Gelar Latihan ‘Weapon Delivery’ dengan Helikopter Caracal

Jakarta, IDM – Lanud Atang Sendjaja (ATS) mengerahkan helikopter Caracal asal Skadron Udara 8 dalam latihan ‘Weapon Delivery’ (MD) yang digelar di Air Weapon Range (AWR) Salatri, Cianjur, Kamis (9/10).
Latihan kali ini berfokus pada penembakan roket (rocketing) ke sasaran yang telah ditentukan. Setiap penembakan dilaksanakan sesuai dengan prosedur, disiplin tempur dan ketelitian dalam mengarahkan senjata udara ke sasaran.
Baca Juga: TNI Kerja Sama dengan Agrinas Pangan Percepat Pembangunan Kopdes Merah Putih
Para penerbang helikopter Caracal melaksanakan manuver menuju area sasaran dengan memperhitungkan jarak tembak, sudut serang, serta faktor keselamatan. Manuver tersebut dirancang untuk memastikan efektivitas dan keamanan pelaksanaan tembakan.

“Latihan Weapon Delivery merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan tempur yang secara rutin dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan ketepatan penerbang dalam melaksanakan serangan udara ke permukaan menggunakan persenjataan roket,” tulis Penerangan Lanud ATS dikutip dari laman tni-au.mil.id, Jumat (10/10).
Baca Juga: Bersenjata Lengkap Jenderal Bintang 3 Sambangi Prajurit Garis Depan di Papua
Melalui latihan yang berkesinambungan, personel TNI AU diharapkan dapat semakin meningkatkan profesionalitas dan kesiapsiagaan, sehingga mereka mampu melaksanakan setiap tugas operasi dengan efektif, aman, serta tepat sasaran. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































