Lantik Ratusan Perwira Baru Setukpa A-31, KSAU Ingatkan Pentingnya Pengembangan SDM yang Unggul

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengungkapkan, TNI Angkatan Udara (TNI AU) harus terus beradaptasi dengan kemajuan zaman, di antaranya melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang modern.
Hal tersebut disampaikan KSAU dalam sambutannya saat melantik 169 perwira lulusan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Angkatan ke-31 (A-31) yang digelar di Lapangan Dirgantara, Lanud Adi Soemarmo, Surakarta, Jumat (13/12).
Baca Juga: Mengenal Grup A Paspampres, Satuan Pengawal Presiden yang Baru Berganti Komandan
KSAU juga berpesan agar seluruh personel TNI AU dapat mempersiapkan diri di tengah dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks akibat pesatnya perkembangan teknologi lantaran hal tersebut telah mengubah landscape peperangan modern sekaligus memperluas spektrum ancaman yang dihadapi.

Sementara itu, kepada para perwira baru Setukpa, Marsekal TNI Tonny berharap mereka dapat menjadi pemimpin yang andal, profesional, serta berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan organisasi TNI AU dan sejalan dengan visi AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis).
Untuk itu, mereka dididik di Sekolah Pembentukan Perwira ini sebagai langkah strategis untuk melahirkan perwira dengan kemampuan kepemimpinan yang tangguh serta kompetensi teknis yang mumpuni.
Baca Juga: Profil Kolonel Farid Yudho Dwi Leksono, Dangrup A yang Akan Kawal Prabowo
Pada program pendidikan Sekolah Pembentukan Perwira Angkatan ke-31 ini, ratusan siswa yang dilantik terdiri dari 150 prajurit pria dan 19 prajurit wanita.
“Mereka telah menjalani pendidikan intensif selama lima bulan. Adapun lulusan terbaik untuk angkatan ini adalah Letda Pas Suhendra Tuasa dari Sat Bravo 90 Kopasgat,” tulis Dispenau dalam keterangan resminya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































