HANKAM

Lantik 796 Perwira Prajurit Karier dan Progsus, Panglima TNI Tekankan Ancaman Multidimensi

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melantik dan mengambil sumpah 796 Perwira Prajurit Karier TNI Reguler dan Program Khusus tahun 2026 di Mabes TNI. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melantik dan mengambil sumpah 796 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Reguler dan Program Khusus (Progsus) Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/3).

Para perwira dilantik setelah menyelesaikan pendidikan pertama Perwira Prajurit Karier (Dikma Pa PK) TNI, yang terdiri dari 624 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) Reguler dan 172 Pa PK Program Khusus.

Baca Juga: Jelang Tugas Operasi Satgas Konga XXIII-T Unifil, Danyonif 514 SY Beri Arahan kepada Seluruh Prajurit

“Kalian telah dididik dan dilatih dengan dasar-dasar keprajuritan untuk dibentuk menjadi perwira TNI yang memiliki jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional,” ujar Panglima TNI, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Jumat (13/3).

Lebih lanjut, Agus menyampaikan bahwa dinamika lingkungan strategis menuntut prajurit TNI untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan. Tantangan tugas TNI saat ini dan ke depan, sebut dia, tidak lagi terbatas pada ancaman konvensional.

“Namun juga mencakup berbagai bentuk ancaman baru yang bersifat multidimensi termasuk di dalamnya ancaman siber maupun ancaman biologis,” tutur Agus.

Agus juga mengingatkan bahwa sumpah perwira yang telah diucapkan merupakan komitmen moral dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi.

Baca Juga: Dilantik dalam Praspa, 173 Perwira Remaja Perkokoh Kekuatan Personel TNI AU

“Sumpah perwira yang telah kalian ucapkan bukanlah sekadar kata-kata, melainkan mengandung arti bahwa kalian dituntut untuk memenuhi kewajiban sebagai perwira kepada bangsa dan negara sesuai dengan bidang kemampuan yang kalian miliki,” kata Panglima TNI.

Dalam pelantikan itu, Agus turut didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono, dan Komandan Kodiklat TNI Letjen Mohamad Naudi Nurdika. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.