Lantik 51 Perwira Khusus Siber, Panglima: TNI tak Tinggal Diam Hadapi Dinamika Ancaman Digital

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melantik 51 Perwira Muda Pendidikan Pertama Perwira (Dikmapa) Prajurit Karier (PK) TNI Keahlian Khusus Siber TA 2025 di Gelanggaran Olahraga Ahmad Yani, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (27/11).
Pelantikan tersebut menandai kesiapan TNI melahirkan perwira dengan kompetensi khusus untuk memperkuat pertahanan negara di ruang siber.
Dalam amanatnya, Panglima TNI mengatakan bahwa perkembangan teknologi memunculkan ancaman multidimensi yang menuntut kesiapan sumber daya manusia (SDM) TNI yang profesional dan adaptif.
“Para perwira dengan keahlian siber ini adalah bukti bahwa TNI tidak tinggal diam menghadapi dinamika ancaman digital. Kalian adalah garda terdepan pertahanan siber bangsa,” ujar Jenderal Agus, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Jumat (28/11).

Agus berpesan agar para perwira muda memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk memperkokoh kedaulatan negara dan terus meningkatkan integritas dalam setiap penugasan.
“Gunakan keahlian kalian bukan hanya untuk modernisasi teknologi, tetapi untuk memastikan ruang siber Indonesia tetap aman, kuat, dan berdaulat,” tutur Agus.
Baca Juga: Gerak Cepat Prajurit Yonko 469 Korpasgat Evakuasi Korban Banjir di Tapanuli Tengah
Upacara pelantikan diikuti 51 perwira dari tiga matra, terdiri atas 25 perwira TNI AD, 16 perwira TNI AL, dan 10 perwira TNI AU.
“Mereka merupakan lulusan pendidikan khusus siber yang dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pertahanan masa depan. Dan dari 51 Perwira Remaja tersebut, lifter nasional berprestasi Rizki Juniansyah turut dilantik sebagai Perwira Dikmapa PK TNI AL,” tulis siaran pers Puspen TNI.
Tiga lulusan terbaik Dikmapa PK TNI Siber TA 2025 adalah Letda Cke Ones Sanjerico Sitanggang (TNI AD), Letda Laut (E/W) Pramudhavardani Khansaraswati (TNI AL), dan Letda Sus Nurrun Muchammad Shiddieqy Hadna (TNI AU). (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































