Lantik 207 Perwira Baru TNI AU, KSAU Tekankan Pentingnya SDM yang Adaptif di Tengah Dinamika Ancaman

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono melantik 207 perwira lulusan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Angkatan ke-34 dalam Upacara Prasetya Perwira di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jumat (22/5).
Tonny menegaskan, pelantikan ratusan perwira baru tersebut merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) yang akan menjadi penggerak utama organisasi di masa depan.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Ungkap Empat Hal untuk Menjadi TNI Milenial
Hal tersebut menjadi penting karena perubahan lingkungan strategis dan karakter ancaman yang terus berkembang menuntut kesiapan TNI AU dalam seluruh aspek, tidak hanya pada aspek teknologi.

Oleh karena itu, keberhasilan transformasi kekuatan udara tidak dapat hanya ditentukan oleh modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), tetapi juga sangat bergantung pada kualitas SDM, budaya kerja, manajemen organisasi, serta kemampuan seluruh personel dalam merespons perubahan secara cepat, efektif, dan solutif.
Baca Juga: Di Hadapan Pasis Sesko, Menhan Sjafrie Jabarkan Arah Pembangunan Kekuatan TNI
“Transformasi kekuatan udara di era peperangan modern menuntut TNI Angkatan Udara tidak hanya memperkuat teknologi dan alpalhankam, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang adaptif, profesional, dan mampu mengambil keputusan secara cepat di tengah dinamika ancaman yang terus berkembang,” tegas KSAU dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Sabtu (23/5).
Karena itu, para perwira lulusan Setukpa diharapkan mampu menjadi penghubung penting antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan tugas di lapangan melalui kepemimpinan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada penyelesaian tugas secara optimal. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































