HANKAM

Lantamal XII Gagalkan Selundupan Miras dan Rokok dari Singapura di Mempawah

Lantamal XII Gagalkan Selundupan Miras dan Rokok dari Singapura di Mempawah
Konferensi pers Lantamal XII Pontianak dan Bea Cukai terhadap tangkapan rokok dan miras ilegal Singapura. (Dispenal)

Jakarta, IDM - Penyelundupan 12.563 botol minuman keras (miras) ilegal berbagai merek serta 49.960 slop rokok dari Singapura, berhasil digagalkan oleh Tim Gabungan Lantamal XII dan Bea Cukai Kalimantan Barat, pada Senin (4/7) lalu.

Komandan Lantamal (Danlantamal) XII Pontianak Laksamana Pertama TNI Suharto menerangkan, penangkapan ini berawal dari informasi yang masuk ke TNI AL tentang adanya penyelundupan barang-barang dari luar negeri di perairan Kalimantan Barat.

"Kemudian, kita perketat pengawasan bersama Bea Cukai hingga akhirnya berhasil menemukan kapal berbendera Indonesia yang berangkat dari Singapura. Kapal terdeteksi melalui tracking kami maupun Bea Cukai pada 29 Juni 2022," ujar Suharto dalam keterangan pers Dispenal, dikutip Rabu (13/7).

(Dok Dispenal)

Sejak Jumat (1/7), kapal itu tidak terdeteksi dari tracking. Kemudian, TNI AL langsung melakukan antisipasi memperketat empat titik perairan Kalimantan Barat yang memungkinkan kapal tersebut berlabuh, hingga penyelidikan dilakukan ke perairan Kabupaten Mempawah dan berhasil mengamankan sejumlah barang di pesisir pantai daerah Mempawah.

"Namun, tidak ditemukan kapal yang membawa muatan tersebut serta tidak ada saksi satu pun alias tak bertuan," ungkapnya.

Suharto melanjutkan, dugaan sementara modus penyelundupan ilegal ini, setelah barang ditumpuk di pesisir pantai kawasan Kabupaten Mempawah, selanjutnya akan diangkut menggunakan truk atau kendaraan sejenisnya.

"Hingga saat ini TNI AL bersama Bea Cukai masih terus melakukan penyelidikan terkait kapal serta pemilik barang tersebut," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.