HANKAM

Lantamal VI Makassar Gagalkan Penyelundupan 324 Koli Terumbu Karang Merah

Lantamal VI Makassar Gagalkan Penyelundupan 324 Koli Terumbu Karang Merah
Rilis Danlantamal VI Makassar Laksamana Pertama TNI Dr Benny Sukandari terkait temuan ratusan karung barang bukti karang merah. (Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) VI Makassar, Sulawesi Selatan, berhasil menggagalkan penyelundupan terumbu karang merah yang berasal dari Sapuka Lompo, Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Jumat (29/7).

Danlantamal VI, Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari, mengungkapkan pengungkapan bermula saat jajarannya mendapatkan informasi tentang rencana penyelundupan terumbu karang merah. Dari informasi itu, tim patroli Angkatan Laut Lantamal VI pun kata dia, melakukan operasi khusus.

"Satuan atau unsur patroli Lantamal VI menindaklanjuti info tersebut dengan hasil tertangkapnya penyelundupan dengan barang bukti 324 koli terumbu karang merah," kata Benny, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (3/7).

Terkait kasus penangkapan ini, Benny mengatakan, Lantamal VI akan menindak lanjuti proses hukum sesuai ketentuan dengan melibatkan pihak pihak terkait yang memiliki kewenangan.

"Lantamal VI tetap mengacu pada praduga tak bersalah, akan tetapi apabila terbukti ada kesalahan, maka akan dilaksanakan tindakan sanksi kepada pihak- pihak yang terkait pelanggaran, sesuai hukum berlaku," ujar Benny.

Menurutnya, terumbu karang merah atau nama latinnya 'Tubipora Musica' biasa dikenal oleh masyarakat dengan sebutan 'Marzan'. Sebagian negara terumbu karang merah ini digunakan perhiasan seperti cincin, liontin, anting-anting, tasbih dan sebagainya. 

Ada juga yang menggunakan sebagai bahan obat- obatan serta kosmetik. Beberapa negara yang diketahui sebagai pengimpor terumbu karang merah antara lain India, China, Spanyol, Prancis.

Dipasaran lokal harga terumbu karang merah bisa mencapai ratusan ribu rupiah untuk ukuran sebesar batu cincin, namun apabila diekspor keluar negeri harga terumbu karang merah bisa mencapai puluhan juta rupiah setelah melalu proses tertentu. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.