Lanal Timika Ringkus Komplotan Pencuri Konsentrat Freeport

Jakarta, IDM - Personel Pangkalan TNI AL (Lanal) Timika menangkap sembilan orang pelaku pencurian konsentrat PT Freeport Indonesia (PTFI) di Mimika, Papua Tengah, Senin (16/1).
Palaksa Lanal Timika Mayor Laut (P) Avissema Herlambang, mengungkapkan pelaku terdiri dari empat karyawan security PTFI dan lima orang masyarakat umum, yakni berinisial R (48), AN (37), A (25) dan P (28) dan FA (48), B (27), S (30), AN (23) dan AY (36).
"Penangkapan dilaksanakan di TKP Portsite, wilayah pengamanan yang dipercayakan kepada Lanal Timika untuk menjaga. Bekerjasama dengan Satgas Pam Obvitnas dan Amole" ungkapnya dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Selasa (17/1).
Lanal Timika berhasil mengamankan barang bukti dari pelaku, yaitu 34 karung pasir konsentrat, uang tunai sebesar Rp65,7 juta, empat unit handphone, dan satu unit kendaraan patroli milik security risk management (SRM) Freeport.
Dalam kesempatan yang sama, Manager Security Lowland Freeport Deki Kafiar yang menerima para pelaku dan barang bukti, menyampaikan akan langsung membawa para pelaku beserta barang bukti ke Polres Mimika untuk proses hukum.
"Hari ini juga kami akan limpahkan ke pihak Reskrim Mimika untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Deki.
Baca: Lomba Ketangkasan Prajurit Julu Siri Sambut Penugasan di Papua
Sementara itu, Danton Satgas Amole Lanal Timika Letda Laut (P) Supratman yang memimpin tim penangkapan, menjelaskan proses meringkus para pelaku berdasarkan informasi yang diperoleh oleh tim.
"Kami langsung merespon informasi tersebut dengan melakukan penyergapan terhadap para pelaku, sekaligus mengamankan barang bukti yang ada," ujarnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































