Lanal Tanjung Balai Asahan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jaringan Internasional

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Laut melalui Lanal Tanjung Balai Asahan (TBA) menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu jaringan internasional di Perairan Tembilik, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (1/6).
Melansir Dispenal pada Minggu (2/6), Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Wido Dwi Nugraha menjelaskan bahwa tim gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal TBA mulanya menerima laporan dari nelayan yang melihat kapal tanpa alat tangkap di Perairan Tanjung Bangsil.
Baca Juga: Prabowo Bertemu Menhan Swedia di Singapura, Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Wilayah
Tim F1QR kemudian menginvestigasi laporan hingga mengejar pengemudi hingga ke hutan bakau. Dari hasil pengejaran, tim berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial N (32 tahun) beserta barang bawaannya.
Perempuan asal Aceh itu membawa empat bungkus hijau diduga berisi sabu seberat total 1.113 gram serta uang Rp137.000, RM 103, dua unit handphone, paspor dan perlengkapan pribadi.
Baca Juga: Pangkoarmada III Sampaikan Pesan Khusus untuk Prajurit TNI AL di Biak
Seluruh barang bukti dibawa ke Mako Lanal TBA untuk proses lebih lanjut. Dari hasil pendalaman, N diduga dihubungi melalui telepon oleh R alias L warga Aceh yang berada di Malaysia untuk mengirimkan sabu ke Indonesia dengan janji upah sebanyak Rp35.000.000 bila berhasil membawa barang dengan aman.
Dalam perjalanan, N diduga sempat berpindah kapal hingga 4 kali. Ia dibawa ke pihak berwajib untuk penyelidikan lebih jauh. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































