Lanal Semarang Dapat Tambahan Kapal RHIB untuk Kawal Perbatasan Perairan Tanjung Emas

Jakarta, IDM - Pangkalan TNI AL (Lanal) Semarang menerima satu unit tambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) kapal Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jawa Tengah di Semarang, Senin (8/1).
Dukungan alutsista ini diserahkan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Rein Marlia, kepada Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Semarang, Kolonel Laut (E) Joko Andriyanto.
Baca Juga: KRI Bontang-907 Berhasil Evakuasi Kapal Nelayan di Perbatasan Indonesia-Thailand
Dalam sambutannya, Eko mengatakan kapal RHIB yang memiliki kecepatan melebihi speed boat pada umumnya ini bakal membantu prajurit Lanal Semarang untuk mendeteksi hal-hal yang membahayakan di perbatasan Perairan Tanjung Emas.

"Diharapkan tambahan alutsista laut ini mampu menjaga wilayah kedaulatan teritorial dari segala ancaman, hambatan, dan tantangan dari dalam negeri maupun luar negeri," ujar Eko, dikutip dari keterangan Dispen Lantamal V, Sabtu (13/1).
Baca Juga: Panglima TNI Periksa Kesiapan Prajurit Satbravo 90 Kopasgat
Eko memaparkan, kapal RHIB buatan industri pertahanan dalam negeri ini memiliki panjang 12 meter dengan dua motor tempel berkekuatan 600PK tipe Hypalon Orca 890.
Ke depannya, lanjutnya, alutsista RHIB ini juga akan dilengkapi dengan senjata kaliber 7,65mm di bagian haluan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































