HANKAM

Lanal Bintan Temukan Kapal yang Hilang Kontak di Perairan Pulau Numbing

KM Murni Jaya
Proses pencarian KM Murni Jaya oleh Lanal Bintan dan Basarnas Tanjungpinang. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan bersama Basarnas Tanjungpinang berhasil menemukan kapal yang hilang kontak di perairan selatan Pulau Numbing, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau pada akhir pekan lalu.

Mengutip keterangan Dispenal pada Selasa (4/2) kapal motor (KM) Murni Jaya yang membawa material bangunan dan logistik sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (27/1). Setelah ditemukan empat hari kemudian, kapal tersebut ternyata mengalami kendala mati mesin akibat cuaca buruk.

KM. Murni Jaya yang dinahkodai oleh Januarudin. Ia berlayar bersama seorang kepala kamar mesin (KKM); seorang anak buah kapal (ABK) serta seorang penumpang dengan rute Kijang - Tarempa. Kapal pengangkut barang tersebut dinyatakan hilang kontak setelah pihak keluarga tidak bisa menghubungi ABK.

Baca Juga: Brigif 3 TBS Kostrad Gelar Latihan Drone Intai

"Kemudian pihak keluarga melaporkan kejadian hilang kontak KM. Murni Jaya kepada Basarnas Tanjungpinang," tulis keterangan tersebut.

Informasi tersebut kemudian menyebar hingga Kolonel Laut (P) Eko Agus Susanto selaku Komandan Lanal Bintan memerintahkan pihaknya berkordinasi dengan satuan terkait untuk mencari kapal yang dinyatakan hilang di perairan Pulau Marapas.

Pencarian yang dilakukan di berbagai titik pun sempat mengalami kendala akibat cuaca buruk. Hingga pada Jumat (31/1) siang, kapal tersebut berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan. Para penumpang selamat dan KM. Murni Jaya langsung ditarik menuju Kijang.

Baca Juga: TNI AD Akan Bangun Batalyon Teritorial di Aceh dengan 9 Kompi

Setelah insiden tersebut, Eko berpesan kepada masyarakat dan nelayan agar selalu berhati-hati dan melaksanakan pengecekan kondisi kapal sebelum berlayar.

"Terutama kelengkapan keselamatan, saat akan melakukan pelayaran untuk mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi," tutur Eko. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.