Lanal Bengkulu Telusur Korban Tenggelam di Pelabuhan Pulau Baai

BENGKULU (IDM) – Lanal Bengkulu bersama dengan Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian terhadap seorang warga Bengkulu yang tenggelam di Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, Rabu (10/2/2021).
Saksi mata Sahran Pohan mengaku mendengar seseorang berteriak meminta tolong saat sedang menjaring ikan di kolam pelabuhan sekira pukul 20.00 WIB. Nelayan tradisional asal Pulau Baai, Kota Bengkulu, itu kemudian mencari ke sumber suara tersebut.
Namun, ia hanya melihat sebuah perahu nelayan jenis mouring lego jangkar tanpa pengawak. Terdapat senter yang masih menyala di atas perahu tersebut.
Sahran Pohan pun berinisiatif meminta bantuan TB Highline yang kebetulan berada tidak jauh dari tempat kejadian.
Setelah mendapat berita tersebut, salah seorang ABK TB Highline langsung menghubungi Pihak Kepanduan melalui radio dan menyampaikan kabar tersebut ke pihak TNI AL—dalam hal ini Lanal Bengkulu, Polair, dan Basarnas Bengkulu.
Mereka pun segera melaksanakan pencarian korban di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan sarana speedboat milik Posmat TNI AL Pulau Baai, KAL Pulau Mego dan KAL Ratu Samban Lanal Bengkulu, serta Kapal Patroli Polair dan Perahu Karet Basarnas.
Identitas korban pun diketahui. Pemuda bernama Pandu (24 tahun) yang berdomisili di Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.
Namun, sampai dengan berita ini diturunkan korban belum ditemukan dan Tim SAR Gabungan masih terus berupaya melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































