Laksdya TNI Irvansyah Kenalkan Tugas Bakamla kepada Pelajar SMA Taruna Nusantara

Jakarta, IDM – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksdya TNI Irvansyah menerima audiensi sejumlah siswa SMA Taruna Nusantara Magelang di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kesempatan tersebut digunakan para siswa untuk mengenal lebih jauh tentang tugas serta fungsi Bakamla dalam menjaga keamanan maritim Tanah Air.
Pada momen itu, Irvansyah juga merinci wilayah operasi; kapal patroli milik Bakamla serta berbagai ancaman yang marak terjadi di perairan Indonesia.
"Paparan tersebut dimaksudkan agar para siswa mengenal lebih dalam tentang Bakamla RI dan dapat disebar luaskan kepada teman lainnya di sekolah," tulis Humas Bakamla, dikutip dari instagram @bakamla_ri, Sabtu (4/1).
Baca Juga: Insiden Penembakan di Tol Jakarta-Merak, TNI AU Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan Anggotanya
Selain memahami tugas Bakamla, para siswa juga mendapat paparan tentang kepemimpinan organisasi. Irvansyah pada agenda tersebut juga mengungkap peluang kontribusi bagi para siswa apabila ingin berperan dalam kiprah Bakamla.
"Kepala Bakamla RI juga menegaskan bahwa terdapat formasi Anak Buah Kapal (ABK) untuk para lulusan SMA/Sederajat dengan sertifikat pendamping," tulis keterangan tersebut. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































