Laksanakan Jam Komandan, Danyon Armed 6 Kostrad: Prajurit Hebat bukan Soal Fisik Saja

Jakarta, IDM – Komandan Batalion Armed 6 Kostrad, Letkol Arm I Gede Satria Bandem memimpin kegiatan Jam Komandan yang dihadiri seluruh prajurit, Kamis (9/4). Danyon menegaskan, pentingnya kedisiplinan untuk menjadi prajurit yang tangguh.
Ia menambahkan, disiplin merupakan kunci utama yang mencerminkan jati diri prajurit profesional, tangguh, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.
Baca Juga: Formasi Tempur Hiasi Langit Jawa: TNI AU Tunjukkan Kekuatan Saat Kawal Presiden di HUT ke-80
“Prajurit hebat bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga mampu mengendalikan diri dan taat terhadap aturan,” tegas Danyon dikutip dari siaran pers Kostrad, Jumat (10/4).
Selain itu, prajurit juga diingatkan untuk melaksanakan perintah harian Pangkostrad secara konsisten, menjaga kekompakan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan.
Baca Juga: Skenario Tempur di Laut Jawa: Pesawat Bonanza TNI AL ‘Teror’ Jajaran Kapal Perang
Jam Komandan sendiri merupakan wadah komunikasi langsung antara pimpinan atau komandan dan prajurit dalam menyampaikan arahan, kebijakan, motivasi, serta evaluasi.
Jam Komandan memiliki tujuan untuk memperkuat soliditas, menyamakan visi, dan menyampaikan pedoman tugas agar anggota disiplin dan memahami tugas ke depan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































