Lagi, TNI Kirim Ribuan Prajurit Tugas Misi Perdamaian di Kongo

Jakarta, IDM – Lagi, TNI mengirimkan ribuan prajuritnya untuk melaksanakan tugas misi perdamaian di Kongo. Kali ini, sebanyak 1025 personel dilepas Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Laksdya TNI Dadi Hartanto mewakili Panglima TNI dalam upacara di Lapangan Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (22/4/2024).
Sebanyak 1.025 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) ini terdiri dari 850 personel Satgas Batalyon Gerak Cepat (BGC) TNI XXXIX-F Monusco yang dipimpin oleh Kolonel Inf Imir Faishal dan 175 personel Satgas Kizi Monusco dibawah pimpinan Letkol Czi Dili Eko Setiyawan.
Baca Juga: Pimpin Upacara HUT ke-78 TNI AU, Ini Pesan Panglima Agus
Dalam amanat tertulis Panglima TNI yang dibacakan Irjen TNI, Panglima TNI memberikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit Kontingen Garuda (Konga) Monusco Kongo atas keberhasilannya sehingga dapat bergabung dalam pasukan Garuda.
Panglima TNI menekankan bahwa Satgas Pasukan Kontingen Garuda ini tidak hanya menjalankan perintah tugas, tetapi juga duta bangsa dan negara Indonesia di kancah Internasional sehingga diharapkan disamping tugas pokok, Prajurit Kontingen Garuda (Konga) Monusco juga dapat memperkenalkan Negara Indonesia dan mempromosikan budaya nasional di Area Of Responsibility (AOR) Satgas Kontingen Garuda (Konga) Monusco Kongo.
Baca Juga: Pertemuan KSAD dan Danjen USARPAC Bahas Perkuat Kerja Sama Militer
Prajurit Satgas Kontingen Garuda (Konga) akan berangkat menuju daerah misi pada akhir bulan April 2024 dan melaksanakan Operasi Pemelihara Perdamaian Dunia (OPPD) di Republik Demokratik Kongo selama satu tahun. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































