Kwik Kian Gie Pernah Dapat Bintang Penghargaan untuk Keutuhan NKRI

Jakarta, IDM – Indonesia berduka, ekonom senior dan mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Kwik Kian Gie, tutup usia pada Senin (28/7) malam dalam usia 90 tahun. Ia meninggal setelah beberapa minggu menjalani perawatan akibat gangguan pencernaan.
Kepergian Kwik meninggalkan cerita yang mendalam. Ia dikenal memiliki berbagai prestasi dan tokoh bangsa yang telah berjasa dalam memberikan sumbangsihnya untuk Indonesia.
Baca Juga: Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL Asah Kesiapsiagaan Potensi Ancaman
Salah satunya adalah mendapatkan bintang penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana. Dilansir dari keterangan Kementerian Polhukam, Rabu (30/7) penghargaan ini adalah kelas kedua dari tanda kehormatan Bintang Mahaputera. Sebagai kelas dari Bintang Mahaputera, bintang ini diberikan kepada mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara itu, hari ini Rabu (30/7) Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melayat ke rumah duka mantan Menko Ekonomi Kwik Kian Gie di Rumah Duka Sentosa, RSPAD, Jakarta.
Prabowo pun menyebut Kwik adalah putera terbaik bagi Indonesia.
“Tokoh bangsa yang sangat berjasa, pemikiran-pemikiran beliau sangat mempertahankan ekonomi pancasila, ekonomi Pasal 33, beliau tokoh sangat luar biasa,” ungkapnya.
Baca Juga: BNPB Minta Masyarakat Kosongkan Area Pantai yang Berpotensi Tsunami Akibat Gempa Rusia
Prabowo juga mengungkapkan kedekatan dirinya dengan Kwik. Ia mengatakan Kwik sempat mengirimkan pesan melalui WhatsApp beberapa hari sebelum wafat.
“Saya merasa dekat sama beliau, beliau banyak kasih nasihat ke saya bahkan beberapa hari yang lalu pun ngirim WA ya, memberi saran-saran, beliau masih terus memberi WA,” ujarnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































