Kunker, KSAD Jumpa Senior TNI AD yang Jadi Wakil Gubernur Riau

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pekanbaru, Riau belum lama ini. Kunjungan Dudung kali ini dalam rangka melakukan pemeriksaan kesiapan operasi Yonif 132/BS yang akan melaksanakan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sektor Utara Papua.
Kedatangan KSAD dan rombongan di Bandara Lancang Kuning Pekanbaru disambut Pangdam I/BB, Forkopimda Riau dan undangan lainnya, diantaranya Brigjen TNI (Purn) H. Edy Afrizal Natar Nasution, yang merupakan senior dari Jenderal Dudung saat masih aktif dinas di TNI AD.
Menurut Dudung, sosok seniornya yang kini menjabat Wakil Gubernur Riau tersebut, merupakan abang dan teman bagi para juniornya yang memilki sikap tegas, berani, konsisten dan taat menjalankan perintah kedinasan serta agama.
Dudung yang juga selaku pembina Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) mengungkapkan bahwa kiprah Edy Afrizal Natar Nasution sebagai salah satu purnawirawan TNI AD yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur, telah melakukan terobosan-terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan di Provinsi Riau.
“Kita berharap dan mendoakan, agar disisa masa jabatannya sebagai Wakil Gubernur diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran sehingga dapat memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat disini,” kata Dudung. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































