Kunker ke Makassar, KSAU Cek Kesiapan Operasional Sejumlah Satuan di Lanud Sultan Hasanuddin

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Kamis (13/6).
Kunker tersebut dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan operasional sejumlah satuan yang beroperasi di bawah Lanud Sultan Hasanuddin serta menjadi rangkaian kunker KSAU di wilayah jajaran Komando Operasi Udara II, yang sebelumnya telah dilakukan di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang pada awal Juni 2024.
Baca Juga: Taifib Latihan dengan 4 Jenis Senjata Sniper dari Truvello hingga NTW
Mengawali kunkernya, KSAU terlebih dahulu menerima paparan perihal capaian dan permasalahan yang dihadapi satuan-satuan Lanud Sultan Hasanuddin. Paparan tersebut disampaikan langsung oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Bonang Bayuaji di VIP Room Baseops Lanud Sultan Hasanuddin yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Pada kesempatan itu, Marsekal TNI Tonny juga kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis), serta kesiapan TNI AU dalam menerima sejumlah alutsista terbaru yakni pesawat tempur Rafale; pesawat Airbus A400M; helikopter Caracal H225; Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA); Pesawat N212; Pesawat Boeing VIP; serta radar yang akan datang dalam waktu dekat ini.
Baca Juga: TNI AD Renovasi Sekolah di Perbatasan, Dapat Senjata “Musket Rifle”
Usai paparan, KSAU mendatangi Skadron Udara 11 yang merupakan home base untuk pesawat tempur Sukhoi 27/30. “Di Skadron Udara 11, KSAU meninjau beberapa fasilitas dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang digunakan untuk mendukung operasi pesawat tempur, serta memastikan semuanya dalam kondisi optimal,” tulis Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin dalam keterangan resminya di Instagram @lanudsultanhasanuddin_, dikutip Jumat (14/6).
Selanjutnya, Marsekal TNI Tonny meninjau kesiapan operasional Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 472; Wing Udara 5; serta Skadron Udara 5. Satuan-satuan lainnya yang dikunjungi oleh KSAU adalah Skadron Teknik (Skatek) 044; Skadron Udara 33; dan diakhiri dengan kunjungan ke Batalyon Komando 466 Kopasgat. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































