Kunker ke Lanud Supadio, Pangkoopsudnas: Jaga Safety Alutsista dan Optimalkan Operasionalnya

Jakarta, IDM – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Lanud Supadio, Pontianak, Kamis (15/8).
Dalam pengarahannya kepada para personel Lanud Supadio, Tedi berpesan agar mereka dapat selalu menjaga keselamatan (safety) serta mengoptimalkan operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang ada saat ini.
Baca Juga: Perusahaan Haji Isam Akan Kerjakan Program Cetak Sawah 1 Juta Hektare di Merauke
"Jaga safety alutsista yang ada sekarang dan optimalkan operasionalnya, jangan pernah memaksakan," kata Marsdya TNI Tedi dikutip dari keterangan Penerangan Koopsudnas.

Pada kunjungan kerjanya kali ini, Pangkoopsudnas juga berkesempatan untuk meninjau langsung kondisi saran dan prasarana Lanud Supadio, sekaligus melakukan supervisi terhadap kesiapan Lanud dalam mendukung operasi, salah satunya demo udara upacara peringatan HUT ke-79 TNI pada 5 Oktober 2024.
Baca Juga: Pergantian Enam Jabatan di Korps Marinir, Kadispen Jadi Danbrigif 1
Selain itu, Lanud Supadio juga akan mendukung pelaksanaan latihan puncak TNI AU ‘Angkasa Yudha 24’ dengan mengerahkan pesawat tempur Hawk 100/200 dan PTTA.
Pangkoopsudnas kemudian melanjutkan kunjungan kerjanya dengan menyambangi Skadron Udara 1, Skadron Udara 52 serta markas Lanud Supadio. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































