Kunker ke Lanud Sultan Hasanuddin, Panglima Koopsudnas Tinjau Kesiapan Tugas Personel

Jakarta, IDM - Panglima Komando Operasi Udara Nasional Marsdya TNI M. Tonny Harjono melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa (7/2).
Pada kunker tersebut, Tonny berkesempatan mengunjungi sejumlah satuan yang berada di Lanud Sultan Hasanuddin seperti Skadron Udara 33, Skadron Udara 5, Skadron Udara 11, dan Skadron Teknik 044 untuk mengecek kesiapan personel hingga alutsista di satuan-satuan tersebut. Selain itu, Panglima Koopsudnas juga meninjau pembangunan Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin.

“Terus bertugas secara profesional dan optimal dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional Indonesia,” pesan Tonny kepada sejumlah perwira penerbang dan teknik yang ada di Lanud Sultan Hasanuddin seperti dikutip dari laman TNI AU, Rabu (8/2).
Pada hari yang sama, Panglima Koopsudnas terlebih dahulu memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsud) II dari Marsda TNI Widyargo Ikoputra kepada Marsda TNI Andi Kustoro di Lapangan Upacara Makoopsud II, Daya, Makassar.
Baca: Dampingi Presiden Jokowi, Menhan Prabowo Hadiri Rapim TNI-Polri Tahun 2023
“Koopsud II dituntut untuk selalu menjaga kesiapsiagaan operasionalnya secara utuh. Untuk mewujudkan tuntutan tersebut Koopsud II harus mampu memberikan efek penangkalan dan efek koersif bagi pihak lain yang akan mengganggu keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI,” pesan Tonny. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































