Kunker ke Lanud Haluoleo, KSAU: Pegang Teguh Disiplin Keprajuritan

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo meninjau langsung kondisi dan kesiapan operasional Lanud Haluoleo, Kendari, Kamis (24/11). Pada kunjungan kerja tersebut, KSAU berpesan agar para personel TNI AU dapat memegang teguh disiplin keprajuritan.
Pembinaan dan peningkatan disiplin prajurit, baik dalam kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari menjadi hal yang perlu menjadi perhatian para personel. “Termasuk pembinaan hubungan senior-junior yang dibangun berlandaskan hubungan yang harmonis, layaknya keluarga dengan memegang teguh disiplin keprajuritan,” tegas KSAU.

Fadjar juga turut mengapresiasi kinerja para prajurit dan berpesan agar mereka dapat selalu meningkatkan kinerja serta selalu menjaga nama baik TNI AU di daerah.
“Bersinergi dan jalin komunikasi yang baik dengan aparat kewilayahan. Optimalkan peran staf Potdirga dalam menggali potensi Lanud, baik personel maupun aset yang dimilki,” tambah KSAU dalam pengarahannya.
Baca: KSAU: Teknologi Mainkan Peran Penting dalam Pertahanan dan Kemampuan Militer
Selain itu, para personel Lanud Haluoleo juga diharapkan dapat memanfaatkan aset serta menggandeng kelompok-kelompok tani binaan terkait dengan ketahanan pangan. Sinergisitas tersebut tentunya harus dilakukan dengan tetap mentaati aturan tentang pemanfaatan aset. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































