Kunjungi Yonif 412/BES, Pangkostrad: Saya Bangga dengan Semangat dan Militansi Prajurit

Jakarta, IDM – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Mohammad Fadjar, bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad, Ira Fadjar, melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Batalyon Infanteri 412 Kostrad (Yonif 412/BES) di Purworejo, Jawa Tengah.
Kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi serta memperkuat semangat dan profesionalisme prajurit di lingkungan satuan tempur.
Baca Juga: Menko Polkam: Sekolah Rakyat Perkuat Ketahanan Ideologi Bangsa
Dalam pengarahan kepada seluruh prajurit dan anggota Persit Yonif 412, Pangkostrad menegaskan pentingnya militansi, disiplin, dan loyalitas sebagai pondasi utama menjaga kehormatan serta kejayaan satuan.
“Saya bangga melihat semangat dan militansi prajurit Yonif 412/BES. Tetaplah menjadi pasukan petarung yang membanggakan Kostrad dan TNI AD, siap digerakkan kapan pun dan di mana pun,” kata Pangkostrad dikutip dari rilis Penerangan Kostrad, Senin (14/7).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Persit KCK Gabungan Kostrad memberikan apresiasi kepada para anggota Persit Yonif 412 atas kontribusi dan dukungan mereka dalam menjaga kesejahteraan keluarga prajurit, yang merupakan kekuatan moral penting dalam mendukung tugas-tugas suami sebagai prajurit.
Baca Juga: Bakamla Gelar Pertemuan Trilateral dengan Polisi Penjaga Pantai Singapura dan APMM, Ini yang Dibahas
Kunjungan kerja ditutup dengan penyaksian demonstrasi kemampuan prajurit Yonif 412 Kostrad, meliputi atraksi Karate, Pencak Silat PSHT, Pencak Silat Militer, kemampuan Mobil Udara (Mobud), serta simulasi misi perdamaian PBB (UN Mission).
Atraksi tersebut menampilkan kesiapan operasional dan komitmen satuan dalam mendukung tugas nasional maupun internasional. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































