Kunjungi Kediaman Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie: Widodo AS Tinggalkan Jejak Kepemimpinan Strategis

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, bersilaturahmi ke kediaman Panglima TNI pada periode 1999-2002, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto (Widodo AS), Kamis (12/2).
Widodo AS, tulis Menhan Sjafrie dalam keterangannya, mengatakan, Widodo merupakan salah satu sosok yang memiliki peran penting bagi kedaulatan Indonesia, khususnya sebagai perintis kepemimpinan dari matra laut di era reformasi.
“Beliau meninggalkan jejak kepemimpinan strategis serta warisan nilai tentang integritas, disiplin, dan loyalitas kepada NKRI,” kata Menhan Sjafrie.
Baca Juga: 14 Prajurit TNI AD Raih Penghargaan Kartika Award, Ini Daftarnya
Menhan Sjafrie menyebut, pengalaman panjang Widodo AS dalam menjaga kedaulatan maritim adalah bagian dari fondasi kekuatan pertahanan Indonesia hari ini.
Menhan Sjafrie menekankan bahwa silaturahmi kepada para tokoh senior merupakan tradisi yang krusial untuk menjaga kesinambungan strategi pertahanan negara.
Menurutnya, strategi dan keberanian mengambil keputusan dari para pendahulu harus menjadi pelajaran bagi generasi kepemimpinan saat ini.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pendahulunya. Dari para senior, kita belajar tentang keteguhan sikap dan keberanian mengambil keputusan demi kepentingan bangsa dan negara,” tutupnya.
Laksamana TNI (Purn) Widodo AS mencatatkan sejarah sebagai Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut. Masa jabatannya menjadi masa transisi bagi institusi TNI dalam menghadapi dinamika geopolitik dan tantangan kedaulatan di awal medio 2000-an.
Dalam kunjungan tersebut, Menhan Sjafrie didampingi oleh Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Wakil Panglima TNI , serta Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan). (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































