Kunjungan ke UEA, KSAL Tinjau Korvet Rudal dan Ranpur Amfibi

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali berkesempatan meninjau sejumlah alutsista saat berkunjung ke Uni Emirat Arab (UAE), pada 15-16 Mei.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady, mengungkapkan Ali meninjau kapal perang milik Angkatan Laut Uni Emirat Arab (UAE Navy).
"KSAL berkesempatan untuk melaksanakan kunjungan kapal korvet rudal Al Hili (P176) yang merupakan salah satu kapal kebanggaan UAE Navy," ungkap Wira dalam keterangannya, dikutip Jumat (16/5).
Baca Juga: Prabowo Dijadwalkan Pimpin Tradisi Kehormatan Militer di Batujajar
Selain itu, Ali juga mengunjungi industri pertahanan di Uni Emirat Arab, yaitu EDGE Group yang memproduksi kendaraan tempur (ranpur) lapis baja, drone hingga rudal pertahanan pantai (coastal defence).
"KSAL juga mengunjungi EDGE Group untuk menyaksikan demonstrasi mobilitas dan kemampuan ranpur amfibi Rabdan 8x8. Kendaraan ini merupakan salah satu ranpur andalan yang digunakan oleh Angkatan Darat Uni Emirat Arab," lanjutnya.

Selama dua hari lawatan ke Uni Emirat Arab, Ali turut melakukan kunjungan kehormatan kepada Komandan Angkatan Laut Uni Emirat Arab Mayor Jenderal Humaid Mohammed Alremeithi di Markas Besar UAE Navy, di Mina Zayed, Abu Dhabi.
"Dalam kunjungan kehormatan tersebut, kedua pemimpin angkatan laut sepakat untuk meningkatkan hubungan kerja sama dalam bidang latihan dan pertukaran personel," kata Wira.
Baca Juga: KRI Sultan Iskandar Muda Latihan Bareng AU Lebanon di Laut Mediterania
Dalam rangkaian kunjungan kerja di wilayah Timur Tengah, sebelumnya Ali juga sempat menjajal Turki selama 13-14 Mei. Ia mengunjungi dua perusahaan galangan kapal perang di Istanbul.
Ali meninjau kapal perang jenis fregat MİLGEM di galangan kapal Sedef Shipyard. Fregat MİLGEM merupakan kapal perang permukaan yang dirancang dan dibangun di Turki sebagai bagian dari proyek kapal nasional negara tersebut. Sebagian besar pembangunannya menggunakan kurang lebih 80 persen komponen lokal.
Selain meninjau fregat MİLGEM, Ali juga melihat perkembangan pembangunan dua unit kapal cepat rudal (kcr) untuk fungsi misi pertempuran penuh (full combat mission) yang dipesan oleh Indonesia dari galangan kapal Sefine Shipyard. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































