Kunjungan Ke Koarmada II, Kanada Pandang Indonesia Penting bagi Strateginya di Indo-Pasifik

Jakarta, IDM - Pangkoarmada II Laksamana Madya Denih Hendrata menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton, Surabaya, Selasa (27/2).
Kedatangan Dutton ke Surabaya untuk mempererat hubungan antarkedua negara, antara TNI AL dengan Angkatan Laut Kanada.
Baca Juga: 4 Penerbang TNI AU Raih Badge Herky Number dan Walet Number
Dutton juga membahas Indonesia sebagai negara yang penting bagi strategi Kanada di kawasan Indo-Pasifik. Ia berpendapat, Indo-Pasifik akan menjadi kawasan krusial keamanan Kanada.

Oleh sebab itu, Dutton berharap adanya peningkatan kerja sama di berbagai bidang, dalam hal ini di pertahanan dengan menggelar latihan bersama maupun pendidikan dengan melibatkan TNI AL dan Angkatan Laut Kanada.
"Kanada akan melaksanakan dan menggiatkan latihan-latihan maupun pendidikan-pendidikan yang melibatkan kedua negara," ujar Dutton, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (28/2).
Baca Juga: Prabowo Terima Penganugerahan Jenderal Bintang 4 dari Presiden Jokowi
Dalam kesempatan tersebut, Denih menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dutton atas waktu dan kesempatan berkunjung ke Mako Koarmada II.
"Saya berharap melalui momen seperti ini dapat terjalin hubungan persahabatan yang lebih erat diantara kedua negara, khususnya angkatan laut," kata Denih. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































