Kuliah Umum Pasis Seskoal, Wakil Panglima TNI Tekankan Doktrin Sishankamrata Jadi Pilar Utama

Jakarta, IDM – Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita menekankan doktrin sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata) menjadi pilar utama saat memberikan kuliah umum ke perwira siswa (pasis) pendidikan reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Dikreg Seskoal) Angkatan ke-64 TA 2025.
Kuliah umum itu digelar dengan materi “Kepemimpinan Militer di Masa Depan”, bertempat di Amphitheater Gedung Samadikun Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (23/10).
Tandyo menekankan pentingnya memahami konsep pertahanan negara yang menyeluruh dan melibatkan seluruh komponen bangsa.
Baca Juga: KSAU Lakukan Joy Flight dengan Pesawat A400M Pertama untuk TNI AU
Ia menyebut sishankamrata menjadi pilar utama dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
“Sishankamrata merupakan pertahanan negara yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara dan sumber daya nasional yang dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu dan terarah untuk menegakkan kedaulatan negara,” ujar Tandyo dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI, Jumat (24/10).

Doktrin sishankamrata termaktub dalam peraturan Menteri Pertahanan RI Nomor 12 Tahun 2021 tentang kebijakan penyelenggaraan pertahanan negara tahun 2020-2024.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 30 ayat (2) menetapkan bahwa usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta.
Sesuai dasar tersebut, kebijakan pertahanan negara tidak dapat ditinjau hanya dari perspektif pertahanan semata. Namun, dalam pengelolaannya merupakan satu kesatuan konseptual pertahanan dan keamanan yang bulat dan utuh.
Baca Juga: Pangkostrad Terima Kunjungan Kehormatan Panglima Angkatan Darat Belanda
Dalam kuliah umum itu, Tandyo juga mengingatkan kepada 123 perwira siswa agar terus menanamkan nilai-nilai kepemimpinan sejati.
Nilai-nilai itu juga dibarengi karakter dan integritas tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai calon pemimpin TNI pada masa depan.
“Sebagai seorang pemimpin harus mampu menjadi contoh dan tauladan melalui sikap dan tindakan, memiliki keberanian, pantang menyerah dan rela berkorban serta bijaksana dalam mengambil keputusan,” kata Tandyo. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































