KSAU: Wara Harus Semakin Profesional Menghadapi Tantangan Global dan Arus Informasi

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menghadiri acara pembekalan Ibu Winayadhati Kanya Sena dalam rangka memperingati HUT Wara ke-59, di Gedung Serba Guna Soeharnoko Harbani Mabesau, Cilangkap, Kamis (4/8).
Dalam kesempatan tersebut KSAU menyebut Wanita Angkatan Udara (Wara) dituntut semakin profesional dalam menghadapi tantangan di tengah dinamika global dan derasnya arus informasi.
Wara disebut Fadjar harus terus membekali diri agar senantiasa siap dalam menyongsong tugas di masa depan.

Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya juga tak luput disampaikan KSAU kepada seluruh Wara atas pengabdiannya yang tulus selama ini. “Peranan wanita sangat fundamental dalam membangun organisasi dan keluarga besar TNI AU,” ungkapnya.

Sementara itu, Inong Fadjar Prasetyo berharap Wanita Angkatan Udara agar tetap fokus menjalani peran ganda dan melawan stigma yang ada di masyarakat dengan menanamkan karakter penting yaitu self care, explore diri dan growth mindset.
“Wara harus selalu menjadi prajurit yang memegang teguh, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI”, harap Inong Fadjar selaku ibu Winayadati Kanya Sena seperti dikuti dari keterangan Dispenau. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































