HANKAM

KSAU Ungkap Atraksi Pesawat TNI AU di HUT RI, Bentuk Formasi 81 hingga Manuver Rafale

Pesawat tempur Rafale
Pesawat tempur Rafale TNI AU yang dikerahkan dalam demo udara HUT ke-81 RI. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengungkap sejumlah atraksi dan manuver udara yang akan ditampilkan pesawat-pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.

Tonny mengatakan, rangkaian demo udara akan diawali dengan penerbangan pesawat tanpa awak ANKA untuk memantau situasi dan kondisi cuaca. Setelah itu, terdapat penerjun gabungan pasukan khusus dari Kopassus dan Pasgat dengan menggunakan pesawat CN-295.

“Kemudian kita menerbangkan helikopter yang membawa giant flag, bendera ukuran 20 x 30 meter kalau tidak salah, lewat di depan istana sebelum upacara dimulai,” kata Tonny di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/8).

Baca Juga: Bantu Penanganan Gempa NTT, TNI Kerahkan 1.267 Personel dan Dirikan 21 Tenda Lapangan

Rangkaian demo udara kembali dilanjutkan setelah upacara selesai. Kali ini, helikopter akan kembali membawa giant flag berupa bendera Merah Putih dan bendera dengan logo HUT ke-81 RI.

Selanjutnya, sejumlah pesawat tempur TNI AU akan melakukan manuver dengan membentuk formasi angka 81. Setelah formasi tersebut, dua pesawat angkut A400M akan melintas dengan dikawal empat pesawat tempur Rafale. Keduanya merupakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Udara.

Atraksi kemudian dilanjutkan dengan manuver bomb burst oleh pesawat tempur T-50i Golden Eagle. Pesawat-pesawat tersebut akan membentuk formasi sebelum berpisah di depan Istana.

Pesawat tempur Rafale
Jupiter Aerobatic Team saat melakukan gladi jelang demo udara HUT ke-81 RI. (IDM/Faisal Ramadhan)

Yang menarik pada perhelatan demo udara tahun ini, KSAU mengungkap bahwa Rafale juga akan menampilkan manuver high-G turn.

“Pesawat Rafale ini manuvernya sangat bagus, terutama di low altitude (ketinggian rendah), dan kita tunjukkan kepada masyarakat serta Bapak Presiden bahwa kemampuan pesawat ini sangat baik,” ujar dia.

Baca Juga: Latsarmil Komcad ASN Gelombang II Dimulai, Kemhan Tekankan Latihan untuk Pelayanan Publik

Setelah rangkaian manuver pesawat tempur, Jupiter Aerobatic Team (JAT) akan tampil dengan sejumlah manuver aerobatik. Tim aerobatik TNI AU tersebut, kata Tonny, merupakan salah satu tim kebanggaan Indonesia yang telah tampil di berbagai negara. Rangkaian demo udara kemudian ditutup dengan high speed pass yang melibatkan 17 pesawat tempur, mulai dari Hawk, F-16, Rafale, hingga Sukhoi.

Atraksi juga akan berlanjut ketika rangkaian kesenian berlangsung di bawah. Helikopter Colibri, yang merupakan salah satu pesawat latih TNI AU, akan melakukan manuver mengikuti irama lagu.

“Di akhir demo udara, saat ada kesenian di bawah, helikopter Colibri juga ikut bermanuver mengiringi lagu, seolah-olah menyatu dengan penari-penari di bawah. Cukup menarik, silakan besok disaksikan,” kata Tonny. Ia menambahkan, secara keseluruhan terdapat 81 pesawat yang akan tampil dalam rangkaian atraksi udara tersebut.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.