KSAU Tutup Dikreg Sesko TNI XLVIII Tahun 2021

Jakarta, IDM - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang diwakili Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E, M.P.P secara resmi menutup Pendidikan Reguler (Dikreg) Sesko TNI XLVIII tahun 2021 yang dilaksanakan secara virtual di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/09/21).
Upacara ini dihadiri 6 orang perwakilan Perwira Siswa (Pasis) penerima penghargaan, sementara Pasis yang lainnya mengikuti upacara secara virtual di Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat.
Pendidikan Reguler (Dikreg) Sesko TNI XLVIII TA 2021 berlangsung selama 7 bulan yang diikuti oleh 200 Pamen (Perwira menengah) senior dari berbagai matra TNI, Polisi dan mancanegara.
Pamen TNI AD 75 orang, Pamen TNI AL 50 orang, Pamen TNI AU 40 orang, Pamen Polri 31 orang dan 4 orang Pasis dari negara-negara sahabat seperti Singapura, Malaysia, Pakistan dan Madagaskar.Dalam amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, yang dibacakan KSAU mengatakan bahwa tantangan kedepan sangat kompleks dan penuh dinamika.

Dok. Dispen AU
Situasi ini tidak menghilangkan ancaman terhadap kedaulatan, keutuhan, dan keselamatan bangsa, akan tetapi membuka spektrum ancaman baru yang harus dihadapi.
"Seluruh elemen bangsa berupaya menekan pandemi dengan 3M, 3T, dan percepatan vaksinasi, kita tetap berhadapan dengan ancaman terorisme, pelanggaran kedaulatan, pencurian kekayaan laut, ancaman siber, biologi, dan kesenjangan, tugas menjaga stabilitas nasional, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan sebagainya," ujar Panglima TNI.
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa seluruh tantangan tersebut memiliki satu kesamaan, yaitu dibutuhkan sinergi yang baik dari instansi terkait dan seluruh masyarakat.
"Para Perwira diharapkan dapat menjadi penjuru profesionalisme dan sinergi, termasuk dengan negara lain di dunia," katanya.Kehadiran Perwira Polri dan Perwira mancanegara merupakan bentuk upaya membangun sinergi dan kerja sama.
Saya sangat bangga dengan kehadiran dan partisipasi para Perwira sekalian dalam pendidikan di Sesko TNI ini. Saya harap kepada para Perwira TNI untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan rekan-rekan Perwira Polri dan Perwira mancanegara," imbuh Panglima TNI.
Lulusan terbaik Pendidikan Reguler (Dikreg) Sesko TNI XLVIII TA 2021 diraih oleh Kolonel Inf Dwi Sasongko, S.E., sekaligus lulusan terbaik dari Matra Darat.
Sementara lulusan terbaik dari Matra Laut Kolonel (Mar) Joni Sulistiawan, Matra Udara Kolonel Pnb Fata Patria, MMDS., Polri Kombes Pol Hendri Fiuser, S.I.K., M.Hum, dan Mancanegara Colonel Army Chee Peter (Singapura) serta penulis karya tulis terbaik diraih oleh Kolonel Inf Kurniawan, M.Mgt., MMDS. (man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































