KSAU Tinjau PT Dirgantara Indonesia

Bandung, IDM - Setelah diangkat sebagai Komisaris Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) oleh Menteri BUMN RI beberapa waktu lalu, KSAU, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P melakukan peninjauan sejumlah fasilitas produksi PTDI, Senin (26/7/2021).
Didampingi oleh Wakil Komisaris Utama PTDI, Marsda TNI (Purn) Bonar Halomoan Hutagaol, serta anggota Dewan Komisaris lainnya, KSAU melihat secara langsung program pengembangan pesawat N219, project berjalan pesawat terbang NC212i untuk TNI AU dan MOAC Thailand, serta CN235 untuk TNI AL. Tampak, Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro beserta jajaran Direksi dan manajemen PTDI turut mendampingi KSAU selama peninjauan.
Pada kesempatan tersebut, KSAU menyampaikan rasa optimisnya, PTDI mampu meraih kejayaan seperti masa lampau dan mengajak jajaran direksi untuk bekerja keras dan bekerja ikhlas.

Photo. Dok: Dispenau
“Saya optimis, PTDI mampu meraih kejayaan seperti di masa lampau, apalagi dengan sudah adanya project N219 ini, mari kita sama-sama kerja keras, ikhlas, demi suksesnya project ini dan PTDI secara keseluruhan,” ujar KSAU saat meninjau Hanggar N219.
KSAU juga menyampaikan, bahwa Presiden RI, Ir. Joko Widodo turut memberikan perhatian besar dalam bidang pertahanan, termasuk inisiasi Kemhan RI dalam perencanaan pengadaan. Menurut KSAU, hal tersebut merupakan peluang besar bagi PTDI.
“Memang di tengah pandemi ini, negara harus mengalihkan sebagian besar anggarannya, tapi Presiden RI akan tetap memberikan perhatian pada bidang pertahanan, ditambah inisiasi dari Menhan dalam bidang pengadaan, hal ini merupakan peluang besar bagi PTDI,” ujar KSAU.
Peninjauan KSAU ke PTDI ini, turut didampingi oleh sejumlah pejabat utama TNI AU, dimana sebelumnya, KSAU melaksanakan kunjungan kerja ke Lanud Husein Sastranegara, dalam rangka peninjauan pelaksanaan vaksinasi dan penyerahan 4.000 paket sembako kepada masyarakat serta peninjauan Pabrik Zat Asam (Pazam) 731. (Rgp/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































